Showing posts with label Wisata Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Wisata Kuliner. Show all posts

Wednesday, September 29, 2010

AYAM GORENG "MBAH CEMPLUNG", Ayam Goreng Lezat di Selatan Jogja

Ada apa dengan Warung Ayam Goreng Mbah Cemplung? Sajian ayam kampung kemanggang dicolok resep bumbu khas Jawa warisan Mbah Cemplung.

Letaknya di desa Sendang Semanggi, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul sekitar 8 kilometer dari pusat kota Yogyakarta atau sekitar 10 menit dari gapura desa Kasongan (sentra kerajinan gerabah terbesar di Yogyakarta).

Warung Ayam Goreng Mbah Cemplung menempati bangunan sederhana berarsitektur Jawa dengan udara khas pedesaan. Memang untuk mencapai lokasi warung, anda harus melewati pedesaan menuju arah Gunung Sempu.

Ayam goreng dibuat dengan resep Jawa peninggalan Mbah Cemplung. Namun, ia meninggal lima tahun yang lalu. Kini, keluarganya yang mengelola warung ini.

Olahan ayam di warung Mbah Cemplung terkenal empuk dan gurih bercitarasa khas Jawa. Pemilik warung sengaja memilih ayam kampung kemanggang atau dhere yang umurnya sekitar 3 bulanan dengan berat di atas 1 kilogram. Ayam kampung yang terkenal memiliki tekstur lebih keras dibandingkan dengan ayam potong terasa sangat empuk ketika disajikan di warung ini.

Ukuran potongan daging ayam kampung memang tak sebesar daging ayam potong tetapi sudah cukup mengenyangkan makan siang anda. Ayam Goreng Mbah Cemplung disajikan bersama sambal pedas dan nasi mengepul yang menambah selera makan. Selain ayam, ada juga tempe bacem. Tidak ada sayur, hanya irisan ketimun. Anda dapat memilih sambal matang atau sambal mentah sebagai teman santap. Harga satu porsi ayam goreng berkisar antara Rp 11.000 sampai Rp 13.000.

Warung Ayam Goreng Mbah Cemplung adalah tempat yang menarik untuk menghabiskan waktu santap siang. Selain anda dapat membeli kerajinan di Kasongan, anda bisa mendapatkan makan siang di sini. Tetapi anda harus bersabar untuk dapat menikmati sajian ayam goreng karena banyaknya pelanggan setiap harinya. Warung ini dibuka pada jam 7 pagi sampai jam 6 sore.

Sekali anda menikmati sajian ayam goreng Mbah Cemplung, anda akan ketagihan untuk kembali berkunjung ke warung ini. Bukan tentang ukuran ayam, tetapi tentang rasa kelezatannya.

Redaksi www.tourjogja.com


Lihat Peta.






Read more...

PECEL WADER MBAH WARNO, Sensasi Citarasa Pedesaan

Pemandangan khas pedesaan sekitar Gunung Sempu akan menemani perjalanan kuliner anda menuju warung Pecel Mbah Warno. Sebelumnya, anda harus melewati satu lokasi bersejarah di Jogja, yaitu Pabrik Gula Madukismo. Warung Mbah Warno terletak persis di pinggir jalan Gunung Sempu. Hanya dengan mengandalkan spanduk nama warung berukuran 5x1meter terkadang anda terlewatkan untuk melihat warung Mbah Warno.

Hidangan yang di sajikan Mbah Warno yaitu pecel dengan beragam lauk sebagai pengiringnya. Mulai dari lele, belut goreng kering, wader, tahu bacem, mangut belut (belut bersantan yang dibumbui cabai), hingga bakmi goreng. Dengan penyajian yang sangat cepat, kita dapat langsung bersantap tanpa harus menunggu lama.

Sajian berupa pecel wader dan belut menjadi menu andalan dari warung Mbah Warno. Di sajikan lengkap dengan nasi putih, sayur mayur layak nya pecel dan bumbu pecel yang di siram di seluruh hidangan, terasa sangat memuaskan selera.

Harga yang di tawarkan oleh mbah warno tergolong murah, hanya dengan Rp. 15.000 anda dapat merasakan wader, lele, dan belut buatan mbah warno, dengan sambel pecel yang gurih dan sayuran segar. Begitu pula dengan hidangan minuman yang ada, mulai dari es teh, es jeruk, kopi di jual dengan harga yang murah.

Salah satu hal yang paling menyenangkan ketika makan di warung ini adalah percakapan dengan Mbah warno. Perempuan renta ini masih lancar melayani dan bersenda gurau dengan pengunjung meski usianya sudah 95 tahun.

Mbah Warno telah membuka warungnya sejak 35 tahun silam. Di sebuah rumah bergaya khas Jawa sederhana dengan luas hanya sekitar 10x20meter, Mbah Warno menjalankan usahanya. Ketika wilayah Bantul masih cenderung sangat sepi untuk di kunjungi, Mbah Warno sudah memulai bisnis ini. Dengan sistem bisnis keluarga, banyak warga sekitar yang membeli hidangan di warung Mbah Warno dan hingga sekarang tidak lagi hanya warga sekitar warung Mbah Warno, akan tetapi banyak pengunjung dari wilayah Jogja dan luar Jogja yang mencoba sensasi wader belut Mbah Warno.

Di belakang meja tempat meletakkan dagangannya, terdapat dapur berisikan beberapa anglo yang selalu mengepulkan asap. Alat-alat dan penataan ruang di warung Mbah Warno sangat lah sederhana, semua hanya berbasiskan fungsi saja, baik untuk tamu mau pun untuk kebutuhan warung. Meja makan yang diisi dengan empat bangku, kendi jawa untuk air minum tamu, dan anglo untuk memanaskan makanan.

Sebuah posisi yang tak disengaja sebenarnya, sebab dapur dalam konsep Jawa biasanya terletak di bagian belakang. Mbah Warno meletakkan dapur di bagian depan warung pasca gempa Mei 2006 yang meruntuhkan bangunan rumahnya. "Belum punya uang untuk membangun dapur baru", ujarnya.

Redaksi www.tourjogja.com

Lihat Peta.





Read more...

Monday, September 27, 2010

SATE KLATAK PASAR JEJERAN, Sajian Gurih dengan Bumbu Sederhana

Menghabiskan malam di Yogyakarta tak lengkap jika belum mencicipi sate klatak khas Pasar Jejeran. Jejeran adalah pasar tradisional di pagi hari dan menjadi warung sate klatak di malam hari.

Tidak sulit untuk menemukan lokasi Sate Klatak Pasar Jejeran; dari persimpangan Giwangan, ambil arah selatan sepanjang Jalan Imogiri Timur, ikuti jalan lurus sampai menemukan persimpangan lampu merah Pasar jejeran, Wonokromo. Tepat di sisi kiri jalan, terdapat empat warung lesehan sate klatak diantaranya milik Sabari, Zabid, Sujono.

Apa bedanya dengan sate kambing yang lain? Sate Klatak Pasar Jejeran unik karena hanya menggunakan rempah-rempah alami. Sekitar 20 jenis bahan alami digunakan untuk membuat kuah sate klatak diantaranya garam, bawang putih, bawang merah, cabe, daun salam.

Sebelum dibakar, sate klatak mentah terlebih dulu dilumuri dengan air garam. Meskipun bumbu yang digunakan sangat sederhana, daging kambing gurih dan sedikit rasa asin. Prengus (bau kambing) tidak tercium sama sekali. Keunikan yang lain terletak pada tusuknya yang terbuat dari jeruji roda sepeda. Selain tidak mudah patah jika dibakar, jeruji ini bisa digunakan lagi.

Satu porsi sate klatak berisi dua potong kubus daging kambing. Sate Klatak disajikan bersama sepiring kuah gulai, sepiring nasi dan segelas teh panas yang diberi gula batu. Harga sate klatak di Pasar Jejeran adalah sebesar Rp 12.500 untuk satu porsi lengkap dengan nasi, dan minum.

Pembeli yang ingin menikmati sate klatak membludak ketika hari Minggu atau musim liburan. Anda harus menunggu dengan sabar, karena hampir setiap warung sate klatak malam itu penuh dengan pembeli. Bukan hanya pembeli lokal saja tetapi pembeli dari luar kota seperti Solo, Surabaya dan Jakarta sengaja datang ke Yogyakarta untuk menikmati klatak sate.

Meskipun asal usul nama sate klatak terdiri dari beberapa versi, tetapi bahan bakunya sama-sama dari daging kambing yang diiris tebal dan besar, hanya dilumuri air garam, ditusuk dengan besi jeruji sepeda dan dibakar diatas bara.


www.tourjogja.com / Placidia Ratih.



Read more...

Wednesday, September 22, 2010

LOTEK COLOMBO, Salad Asli Indonesia

Berjalan di tengah kota Yogyakarta, anda akan melihat sebuah warung terkenal yang menjual lotek. Lotek adalah nama makanan yang menggunakan kacang dan sayuran sebagai bahan baku utama mereka. Lotek Colombo terletak di Jalan Moses Gatotkaca atau dikenal dengan nama daerah Mrican. Lotek Colombo menjual 'lotek' dan 'gado-gado', makanan tradisional yang terbuat dari campuran sayuran dan kacang yang ditumbuk halus.

Namun, Anda harus bersabar untuk menunggu 15-20 menit untuk sepiring lotek dan gado-gado karena jumlah pesanan dari pelanggan setiap hari cukup banyak. Satu pelayan dapat membuat lotek dan gado-gado untuk 9-10 pesanan. Apa anda bisa membayangkan bagaimana pelayan yang melayani pesanan sampai 10-12 orang pada saat yang sama? Mari kita lihat bagaimana lotek atau gado-gado dibuat. Pertama, memakai kacang kacang tanah goreng, bawang merah, garam, merica, cabe dan gula merah di dalam sebuah cobek, kemudian ditumbuk halus agar merata dengan baik. Kedua, masukan sayuran yang telah dikukus terlebih dahulu, dan kemudian campuran kacang tanah yang telah ditumbuk halus. Pelayan dari Lotek Kolombo dapat membuat 10-15 porsi lotek pada saat yang sama.

Tumbukan kacang digunakan sebagai saus bumbu dan bayam, kubis, kacang, wortel dan mentimun sebagai sayuran mereka. Anda dapat melihat beberapa variasi gado-gado memakai bakwan goreng, krupuk dan telur diatasnya. Beberapa orang mengatakan bahwa bumbu kacang di gado-gado lebih manis dari lotek.

Lotek Kolombo buka dari pukul 10.00-16.00 WIB. Anda cukup membayar Rp. 6000, - untuk menikmati satu porsi lotek dan untuk gado-gado Rp. 7000, -. Lotek Colombo juga telah membuka kios cabang di Sagan dan Babarsari.

Read more...

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP